DISTRIBUTOR PUSAT NASA BANDUNG

PUPUK NASA UNTUK TANAMAN KARET

PUPUK NASA UNTUK TANAMAN KARET

OLEH : SITI FATMATUS SYAROFAH
CALL WA : 0822 2000 5350





Penggunaan pupuk an-organik (kimia) dalam jumlah yang tepat sebenarnya diperlukan dalam hal pola budidaya tanman. Di indonesia terutama 10 tahun terakhir pupuk kimia menjadi persoalan. Hal ini tidak lepas dari karakteristik pola penggunaan pupuk kimia di lapangan. Beberapa karaktristik tersebut adalah : dosis kimia cenderung berlaebihan, penggunaan tanpa diimbangi dengan pupuk organik, relatif telah berlangsung cukup lama lebih dari 30 tahun. Karaktristik pemakaian yang demikian akan mengakibatkan salah satunya terjadi sisa pupuk kimia. Semakin lama sisa pupuk tersebut semakin menumpuk karena sifat pupuk kimia sulit terurai atau terdegradasi dalam tanah serata tidak dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Hal tersebut akan menjadikan tanah tanah akan semakin keras. Pada tanah tanah yang keras akan menyebabkan akar sulit menyerap pupuk yang diberikan (efisiensi penyerapan rendah) sehingga agar kebutuhan unsur hara bagi tanaman tercukupi, diberikan lah pupuk dengan dosis yang ditinggikan. Dengan dosis yang semakin meningkat akan menyebabkan sisa pupuk kimia semakin banyak lagi dan berulang seperti proses di atas. Dengan ilustrasi tersebut dapat dipahami bahwa mengapa dosis pupuk kimia dari waktu ke waktu semakin meningkat. Secara garis besar untuk produktivitas tanaman, membutuhkan unsur hara dari berbagai suber yaitu :

1. Kandungan unsur hara alamiah tanah setempat.Tanah secara alami mengandung lengkap semua unsur hara yang diperlukan oleh tanaman.

2. Pemberian pupuk an-organik/kimia (terutama unsur hara makro). Pada tanah tanah yang normal (tidak rusak) sebenarnya hanya membutuhkan pupuk kimia kurang lebih 30-50% saja dari rata-rata dosis rekomendasi sekarang ( semisal padi membutuhkan pupuk Urea (N), SP - 36, (P) dan KCI (K) kurang lebih 600 kg).

3. Pemberian pupuk organik ( terutama unsur mikro). Dengan memperhatikan kondisi tanah pertanian di indonesia sesuai gambaran di atas. maka sebenarnya pada tanah tanah pertanian kita terdapat sisa deposit unsur makro dari timbunan pupuk kimia yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Disinilah terutama peran PUPUK KARET NASA diperlukan. 


PUPUK NASA UNTUK KARET adalah sebuah terobosan teknologi organik yang sudah dalam bentuk ion yang langsung dapat dimanfaatkan oleh jaringan tanaman. PUPUK NASA dibuat dengan system  zero emission concept yang berguna dan diformulasikan untuk semua komoditas tanaman tanpa kecuali, dari mulai tanaman musiman hingga tanaman taunan.

PUPUK NASA 100% bahan organik alami yang ramah lingkungan, dan tidak memiliki efek over dosis. PUPUK NASA dirancang khusus untuk mencukupi kebutuhan nutrisi lengkap pada tanaman yang banyak sekali manfaatnya antara lain : meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman yang mengacu kepada aspek K3 (Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian), menjadikan tanah yang keras berangsur angsur subur kembali, melarutkan sisa residu kimia dalam tanah sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh tanaman, memberikan semua unsur hara makro dan mikro yang lengkap bagi tanaman, dapat menekan kebutuhan pupuk npk kimia hingga 50%.

PUPUK NASA memiliki fungsi utama memperbaiki tanah yang keras berangsur angsur menjadi gembur. Meningkatkan kesuburan khemis, meningkatkan kesuburan biologi dengan efek membantu meningkatkan perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman. Memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan, meningkatkan produksi serta mengurangi kerotokan bunga dan buah. PUPUK ORGANIK NASA MULTI KOMODITAS DAN MULTI WAKTU.


INFO LEBIH LANJUT
SILAHKAN HUBUNGI
NAMA : SITI FATMATUS SYAROFAH
KODE STOKIS: D.1737
TELEPONE\WA: 0822-2000-5350

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PUPUK NASA UNTUK TANAMAN KARET"

Posting Komentar