DISTRIBUTOR PUSAT NASA BANDUNG

PESTISIDA PEMBASMI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA

PESTISIDA PEMBASMI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA - Tanaman lada termasuk tanaman rempah yang banyak dikembangkan di indonesia. PT. Natural Nusantara berupaya membantu meningkatkan produksi tersebut secara kuantitas, kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K-3).




MACAM_MACAM HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA

HAMA

- Hama Penggerek Batang (Laphobaris Piperis) Ciri : berwarna hitam, ukuran 3-5 mm. Serangga dewasa lebih suka menyerang bunga, pucuk daun dan cabang-cabang muda. Akibat lain bila Nimfanya (Serangga muda) berupa ulat akan menggerek batang dan cabang tanaman.
Pengendalian : memotong cabang batang lalu penyemprotan dengan PESTISIDA PEMBASMI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA PESTONA.
- Hama Bunga Ciri : Serangga dewasa berwarna hitam, sayap seperti jala, terdapat tonjolan pada punggungnya, ukuran panjang tubuh 4,5 mm dan lebar 3 mm, Gejala : serangga dewasa / nimfanya menyerang bunga akibat bunga rusak dan menimbulkan kegagalan pembuahan, siklus hidupnya sekitar 1 bulan. Pengendalian : penyemprotan dengan PESTISIDA PEMBASMI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA PESTONA, serta dapat juga dilakukaan pemotongan pada tanda bunga.
- Hama buah Ciri : serangga berwarna hijau kecoklatan, nimfanya tidak bersayap, berwarna bening dan empat kali berganti kulit. Serangga dewasa atau nimfanya menyerang buah sehingga isi buah kosong. Telurnya bisa diletakan pada permukaan daun atau pada tanda buah, siklus hidupnya sekitar 6 bulan. Pengendalian :musnahkan telur dipermukaan daun, cabang dan yang ada pada tanda buah. Gunakan PESTISIDA PEMBASMI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA PESTONA.

Penyakit :
- Penyakit busuk pangkal batang (BPP) penyebab : jamur Phytopthora Palmivora Var Piperis.
Gejala : serangan awal sulit diketahui.Bagian yang mulai terserang pada pangkal batang memperlihatakan garis-garis coklat kehitaman di bawah kulit batang. Daun berubah warna menjadi layu (berwarna kuning). Pencegahan : Penanaman jenis lada tahan penyakit BPB. Pemberian PESTISIDA PEBASMI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA Natural GLIO sebelum dan sesudah tanam.
- Penyakit kuning Penyebab : tidak terpenuhinya berbagai persyaratan agronomis serta serangan cacaing halus (Nematoda) Radhophalus similis yang mungkin berasosiasi dengan nematoda lain seperti Heterodera SP, M incognita, dan Rotylenchus Similis. Gejala : Menyerang akar tanaman lada, ditandai dengan menguningnya lada, akar rambut mati, membusuk dan berwarna hitam. Cepat lambatnya gejala daun menguning tergantung berat ringannya infeksi dan kesuburan tanaman. Pengendalian : pemberian pupuk kandang, pengapuran, pemupukan tepat dan seimbang, pemberian Natural GLIO sebelum atau sesudah tanam.

Catatan :

Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810. Dengan dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat dicampur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. Untuk konsultasi pemesanan PESTISIDA PEMBASMI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA silahkan hubungi 0822 2000 5350.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PESTISIDA PEMBASMI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN LADA"

Posting Komentar