DISTRIBUTOR PUSAT NASA BANDUNG

CARA PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT PADA TANAMAN CABAI

CARA PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT PADA TANAMAN CABAI

Cabai atau cabai merah atau chili adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaiman digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia tenggara sebagai penguat rasa makanan. Cara pengendalian hama penyakit pada tanaman cabai adalah sebagai berikut.






LAYU FUSARIUM (fusariun oxysporum f.sp)

Penyakit ini memiliki gejala daun yang terserang mengalami kelayuan dan menguning mulai darai bagian bawah tanaman kemudian menjalar ke atas menuju ranting muda tepat luka infeksi akan tertutup hifa putih seperti kapas serta warna jaringan akar dan batang tanam menjadi coklat dampak dari serangannya adalah cabai yang masih kecil akan rontok apabila serangan sudah sampai paa batang.

Pengendali yang dapat dilakukan :

- Menyabut dan memusnahkan tanaman yang terserang
- Dapat memanfaatkan agen antagonisnya, yaitu trichorderma sp dan gliocladium ssp yang dapat diaplikasikan saat pemupukan dasar
- Alternatif terakhir adalah menggunakan fungisida namun dalam dosis yang diperlukan saja.


LAYU BAKTERI RALSTONIA (ralstonia solanacearum)

Gejala terserangnya penyakit ini ditunjukan jika pada tanaman tua. layu pertama biasanya terjadi pada daun yang terletak pada bagian bawah tanaman. pada tanaman muda, gejala layu mulai tampak pada daun bagian atas tanaman.

Setelah beberapa hari tanaman akan mengalami layu tiba-tiba dan seluruh daun tanaman akan menjadi layu permanen, sedangkan warna daun akan tetap hijau dan kadang-kadang sedikit kkuningan, bila batang atau akar tanama dipotong melintang dan diclupkan ke dalam air jernih, maka akan keluar cairan keruh yang merupakan koloni bakteri yang menyerupai kumpulan asap, penyakit ini berkembang pesat saat musim hujan.

Pengendalian yang tepat digunakan :

- Mencabut dan memusnahkan tanaman yang terserang
- Penggunaan bibit sehat dan melakukan pergiliran tanaman
- Dapat memanfaatkan agen antagonisnya yaitu trichoderma sp dan gliocladium ssp, yang dapat dilakukan saat pemupukan dasar
- Bisa dapat memanfaatkan bacilius subtilis sebagai pewarnanya
- Alternatif terakhir adalah menggunakan fungisida namun dalam dosis yang diperlukan saja


INFO LEBIH LANJUT
SILAHKAN HUBUNGI
NAMA : SITI FATMATUS SYAROFAH
KODE STOKIS: D.1737
TELEPONE\WA: 0822-2000-5350

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CARA PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT PADA TANAMAN CABAI"

Posting Komentar